Frank van Vree (1954) adalah direktur NIOD sejak September 2016. Dalam program penelitian ini dia menjabat sebagai ketua direksi program.

Sampai September 2016 dia a.l dekan Faculteit Geesteswetenschappen dan guru besar Mediastudies di Universitas Amsterdam dan di Universitas Erasmus, fellow di NIAS en peneliti tamu di New York University. Van Vree menyelesaikan studi sejarah dan filosofi di Groningen dan Leiden. Ia telah mempublikasikan karya-karya dalam berbagai bidang, dari bidang sejarah modern dan sejarah budaya sampai bidang studi media dan budaya jurnalistik, a.l De Dynamiek van de Herinnering (bersama Rob van der Laarse, 2009) dan Performing the Past. Memory, History, Identity (bersama Karin Tilmans dan Jay Winter, 2010). Pada saat ini ia mengkhususkan penelitiannya pada sejarah Hollandsche Schouwburg dan aspek-aspek rasial dan geopolitik dari sejarah Dritte Reich.

Publikasi-publikasi terdahulunya a.l De Nederlandse pers en Duitsland 1930-1939 (disertasi, 1989) Metamorfose van een dagblad (1996) dan In de schaduw van Auschwitz (1995), karya klasik tentang pengenangan terhadap Perang Dunia II di Belanda. Selama bertahun-tahun dia adalah peresensi Volkskrant, pegawai De Groene Amsterdammer dan redaktur Feit & fictie.

Frank van Vree
Prof. dr. Frank van Vree