Dr. Esther Captain adalah peneliti senior dan koordinator proyek substudi Bersiap yang menjadi bagian dari program penelitian Dekolonisasi, kekerasan dan perang di Indonesia, 1945-1950’. Di samping itu, ia adalah ketua pusat pengetahuan fakultas ‘onderwijs en opvoeding’ (pengajaran dan pendidikan) di Hogeschool van Amsterdam. Sebelumnya, sebagai sejarawan, ia adalah kepala peneliti Nationaal Comité 4 en 5 mei, peneliti postdoc di Universitas Utrecht dan Universitas Amsterdam dan dosen di Vrije Universiteit. Ia juga bekerja sebagai kepala proyek ‘Indisch Erfgoed’ di program ‘Erfgoed van de Oorlog’ (Warisan Perang) Kementerian Volksgezondheid, Welzijn en Sport ‘Kesehatan Rakyat, Kesejahteraan dan Olah Raga’ (VWS).

Captain pernah menjadi visiting fellow di Rutgers Center for Historical Analysis of Rutgers University (USA) dan ikut andil dalam workshop “History and Commemoration: Legacies of the Pacific War” dari National Endowment of the Humanities, East-West Center dan University of Hawaii. Ia telah banyak mempublikasikan karangan-karangan tentang warisan (indisch) Perang Dunia II, memoar dan studi warisan, sejarah postkolonial, identitas en generasi. Disertasinya adalah literatur mengenai kenangan dan ingatan penahanan warga (interniran) di kamp-kamp Jepang di Hindia-Belanda. Ia menerbitkan (bersama Guno Jones) Oorlogserfgoed overzee. De erfenis van de Tweede Wereldoorlog op Aruba, Curaçao, Indonesië en Suriname (Bert Bakker, 2010).

Esther Captain
Dr. Esther Captain