Gert Oostindie adalah direktur Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde (KITLV-KNAW) dan guru besar Sejarah Kolonial dan Postkolonial, Universitas Leiden. Mulanya ia mengkhususkan diri pada sejarah Amerika Latin dan terutama sejarah Karibia. Dalam dasawarsa terakhir ini, ia mengembangkan bidang kerjanya pada sejarah kolonial dan postkolonial Belanda dalam perspektif komparatif. Di KITLV, sejak tahun 2013, ia memimpin proyek penelitian perang dekolonisasi di Indonesia. Memang dimaksudkan bahwa ia yang akan menulis sintesis keseluruhan proyek KITLV, NIMH dan NIOD.

Publikasi-publikasinya yang relevan untuk proyek ini adalah Postkoloniaal Nederland. Vijfenzestig jaar vergeten, herdenken, verdringen (Amsterdam University Press, 2010) dan Soldaat in Indonesië; Getuigenissen van een oorlog aan de verkeerde kant van de geschiedenis (Amsterdam: Prometheus, 2015, vijfde druk 2017, dibantu oleh Ireen Hoogenboom & Jonathan Verwey). Buku ini diterbitkan di Indonesia dengan judul Serdadu Belanda di Indonesia 1945-1950; Kesaksian perang pada sisi sejarah yang salah. Jakarta: Obor, 2016).